Mendengarkan Syair   Leave a comment

KOMPETENSI DASAR: Siswa  dapat menentukan tema dan pesan yang diperdengarkan

MATERI : Syair

RINGKASAN

Kamu tentu pernah mendengarkan pembacaan syair. Syair merupakan
salah satu jenis puisi lama yang sangat terkenal. Syair berasal dari
kesusastraan Arab, dari kata syu’ur yang artinya perasaan.

Ciri-ciri syair, antara lain sebagai berikut
1. Setiap bait terdiri atas empat baris.
2. Setiap baris terdiri atas 8 sampai 14 suku kata.
3. Semua baris merupakan isi.
4. Syair bersajak aaaa.
5. Setiap bait syair tidak dapat berdiri sendiri.
6. Biasanya, setiap baris terdiri atas empat kata.

Dengarkan pembacaan penggalan syair berikut ini!
Syair Abdul Muluk
Berhentilah kisah raja Hindustan,
Tersebutlah pula suatu perkataan,
Abdul Hamid Syah paduka Sultan,
Duduklah baginda bersuka-sukaan.
Abdul Muluk putra baginda,
Besarlah sudah bangsawan muda,
Cantik menjelis usulnya syahda,
Tiga belas tahun umurnya ada.
Parasnya elok amat sempurna,
Petah menjelis bijak laksana,
Memberi hati bimbang gulana,
Kasih kepadanya mulya dan hina.

”Syair Abdul Muluk” menceritakan kisah seorang putra raja Hindustan
yang bernama Abdul Muluk. Dia adalah putra Abdul Hamid Syah. Abdul
Hamid Syah sangat bergembira melihat anaknya sudah cukup dewasa. Pada
saat mencapai usia tiga belas tahun, ia tampak sudah sangat dewasa. Selain
pemikirannya yang cemerlang, parasnya yang tampan, ia juga sangat bijak
dalam menghadapi banyak persoalan sehingga banyak orang yang
mengagumi dan menyukainya.
Tema ”Syair Abdul Muluk” adalah kisah putra raja yang bijak. Pesan
atau amanatnya adalah hendaklah kita menjadi orang yang bijak dan baik
budi agar dicintai sesama.

LATIHAN 1

Jawablah pertanyaan berikut!

1. Siapakah Abdul Muluk?
2. Bagaimanakah sifat Abdul Muluk?
3. Di manakah keberadaan Abdul Hamid Syah?
4. Tuliskan makna kata di bawah ini
baginda        : ……………….
bangsawan  : ……………….
menjelis       : ……………….
paras             : ……………….
petah             : ……………….
5. Tulislah kembali isi syair Abdul Muluk dengan bahasa sendiri!

LATIHAN 2

Bacalah penggalan syair di bawah ini!
Inilah gerangan suatu madah,
mengarangkan syair terlalu indah,
membutuhi jalan tempat berpindah,
di sanalah iktikad diperbetuli sudah.
Wahai muda, kenali dirimu,
ialah perahu tamsil tubuhmu,
tiadalah berapa lama hidupmu,
ke akhirat juga kekal diammu
1. Tuliskan makna kata-kata di bawah ini!
Gerangan : …………….
Madah : …………….
Iktikad : …………….
Tamsil : …………….
Kekal : …………….
2. Tentukan tema syair di atas!
3. Tentukan amanat atau pesan syair di atas!
4. Jelaskan isi syair di atas dengan menggunakan bahasamu sendiri

About these ads

Posted Juni 17, 2012 by mtsmudenpasar in MATERI KELAS 9

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: