Archive for the ‘MATERI KELAS 8’ Category

SKL UTS MTs KELAS VIII   Leave a comment

Berbagi Kebahagian

SKL ULANGAN TENGAH SEMESTER GANJIL
KELAS VIII ( DELAPAN )
MTs Miftahul ‘Ulum Denpasar
TP. 2012/2013

No.                      KD                                                                               Indikator

1                    1.1. Menganalisis laporan                                                      1.1 melengkapi kekurangan kalimat dlm laporan
1.2 menyebutkan kelemahan sebuah teks laporan

2                   2.1. Berwawancara dg berbagai                                          2.1 menulis pertanyaan yg tepat dalam wawancara
narasumber dan berbagai kalangan                                  2.2 menyebutkan persiapan sebelum upacara
dg memperhatikan etika wawancara

3                  3.3 Menyimpulkan suatu teks dg membaca                   3.1 menemukan gagasan pokok teks
cepat 250 kpm                                                                           3.2 menentukan simpulan teks
3.3 menentukan rangkuman teks

4                  4.1 Menulis laporan dgn bahasa yg                                  4.1 menemukan penggunaan kata tidak baku
baik dan benar                                                                          4.2 menemukan penggunaan pilihan kata yg tidak tepat

5                 7.2 Membuat synopsis novel remaja                               5.1 menyebutkan langkah2 dlm sebelum menulis
Indonesia synopsis novel remaja                                      5.2 menemukan latar dlm novel remaja
5.3 menemukan watak tokoh dlm novel remaja
5.4 menemukan amanat dlm novel remaja

6                 1.2 Menanggapi isi laporan 6.1 menanggapi                 6.2 melengkapi kalimat laporan yg rumpang

isi laporan secara tepat                                                         6.3 menanggapi penggunaan kata tidak baku dlm laporan

 

7               2.2 Menyampaikan laporan secara lisan                        7.1 menentukan isi laporan
dg bahasa yg baik dan benar                                               7.2 menentukan sistematika laporan
7.3 menentukan simpulan laporan
7.4 menggunakan pilihan kata yg tepat dlm laporan
7.5 menggunakan kata baku dlm laporan

8             3.1 Menemukan informasi secara cepat                            8.1 menentukan nama pelanggan telepon dlm buku telepon
dan tepat dari buku telepon dg
membaca memindai

9             4.2 Menulis surat dinas berkenaan dg                                9.1 menulis alamat tujuan surat
kegiatan sekolah dg sistematika yg                                     9.2 menulis pembuka surat
tepat dan bhs yg baku                                                                9.3 menulis isi surat
9.4 menulis penutup surat

10         Kebahasaan: kata seru, kata ganti                                        10.1 menggunakan kata seru dg tepat
orang,berbagai jenis keterangan                                          10.2 menggunakan tanda baca seru ( ! ) dg tepat
dlm kalimat                                                                                    10.3 menggunakan kata ganti orang
10.4 menggunakan kata keterangan dlm kalimat

Posted September 6, 2012 by mtsmudenpasar in MATERI KELAS 8

Tagged with

BAB III: 4.Bermain Peran   Leave a comment

 

KOMPETENSI DASAR: Siswa dapat bermain peran dengan cara improvisasi

MATERI : Drama Panggung

RINGKASAN

Drama merupakan pertunjukan yang mengangkat gambaran
kehidupan manusia. Drama merupakan miniatur kehidupan yang diangkat
ke panggung. Bermain drama di atas panggung diawali dengan berbagai
latihan, yaitu olah rasa, olah vokal, olah tubuh, musik, tari, dan seni lainnya
yang mendukung. Pementasan drama dapat dimainkan berdasarkan teks
atau tanpa teks dan cenderung spontanitas. Hal demikian itu disebut
improvisasi.
Pada pementasan drama yang berdasarkan pada naskah dialog, latar,
pembabakan, dan karakterisasi tokoh sudah ditentukan dan harus
dihafalkan dan dilatih terus-menerus supaya harmonis dan padu. Pada
permainan drama zaman dahulu, pementasan tidak berdasarkan pada
naskah, namun pada inti dan akhir cerita. Dalam bermain drama tanpa
pegangan naskah (improvisasi), sutradara hanya memberikan cerita pokok
atau garis besar, alur cerita, dan memilih pemain.
Dalam bermain peran, baik berdasarkan naskah, maupun tanpa naskah,
pemain harus paham mengenai teknik akting. Hal-hal yang harus
diperhatikan pemain, antara lain:
1. berperan sebagai tokoh dengan sungguh,
2. bisa bekerja sama dan kompak dalam permainan,
3. tidak menyimpang dari jalan cerita,
4. dialog dan pelafalan (intonasi dan artikulasi) jelas, dan
5. anggota badan yang digerakkan mencerminkan karakter tokoh.
Pada pementasan drama dengan improvisasi, hendaknya dipahami
terlebih dahulu pokok-pokok cerita dan akhir cerita.

 

Latihan 3.5

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!

1. Konflik apa saja yang dapat diangkat ke atas pentas drama?
2. Mengapa diperlukan latihan untuk mempersiapkan proses pementasan drama?
3. Apa yang dimaksud dengan improvisasi?
4. Hal-hal apa yang harus diperhatikan pemain dalam bermain peran?
5. Apa yang dimaksud dengan teknik akting?

 

 

TUGAS MANDIRI

Perankan tokoh berikut di depan kelas dengan dialog dan gaya!
1. penari (sedang menari)
2. koki (sedang memasak)
3. dokter (memeriksa pasien)
4. pengamen (sedang marah-marah)

Posted Juni 27, 2012 by mtsmudenpasar in MATERI KELAS 8

Tagged with

BAB III: 3.Membaca Novel Remaja   Leave a comment

 

KOMPETENSI DASAR: Siswa dapat membuat sinopsis novel remaja Indonesia

MATERI: Sinopsis Novel

RINGKASAN

Sinopsis juga disebut ringkasan cerita. Sinopsis bertujuan untuk
mengetahui isi novel dalam bahasa yang singkat. Sinopsis membantu
pembaca untuk mengetahui gambaran keseluruhan isi novel. Langkahlangkah
untuk membuat sinopsis, antara lain adalah:
1. membaca novel itu terlebih dahulu secara keseluruhan,
2. mencatat unsur intrinsiknya: tema, nama tokoh, peristiwa penting, dan
3. menulis ringkasan berdasarkan alur dengan bahasa yang efektif.
Berikut contoh kutipan novel beserta sinopsisnya.

TIDUR DI BULAN

Kutipan novel : Pergi ke Bulan
Karya : Darwin
Penerbit : Pinneaple, 2000

 
Apa yang dilakukan Prodo benar-benar membuat Pragina kesal.
Perempuan itu berpikir bahwa Prodo, suaminya, telah berbuat tidak adil
kepadanya.
“Mas, aku tidak bisa menerima perlakuan seperti ini,” ungkap Pragina.
“Mengapa? Tugasmu di rumah. Mengurus rumah dan anak-anak. Titik!”
Pragina menarik napas dalam-dalam.
“Sementara kau terus bepergian, Mas?” Tanya Pragina lemah.
“Ya”
“Berminggu-minggu?”
“Ya”
“Lukas dan Toni selalu menanyakanmu.”

“Itu tugasmu sebagai ibu untuk memahamkan mereka bahwa ayah
mereka harus pergi mencari nafkah!”
“Baiklah.” Pragina menyerah dan putus asa.
***
Prodo mengangkat kopernya dan melangkah menuju mobil. Mendadak
ia merasakan sesuatu yang aneh menyelimutinya. Ketika ia menoleh,
sepasang mata mungil Tony mengamatinya dengan berkaca-kaca.
“Ayah mau kerja?” tanya Tony. Prodo mengangguk.
“Lalu, mengapa harus membuat Ibu menangis?” lanjut Tony. Prodo terkejut
mendapat pertanyaan macam itu. Pikirnya, ”Pragina benar-benar tidak mampu
merawat anaknya dengan pikiran-pikiran yang baik.”
“Kalau Ayah mau pergi kerja, pergi saja, tapi jangan bikin ibu nangis. Tony
berjanji tidak akan minta oleh-oleh lagi dari Ayah, tidak akan menganggu Ayah
pulang kerja, tidak akan merengek-rengek pada ibu agar Ayah cepat pulang,
tidak akan nakal lagi agar Ayah tidak marah, tapi Ayah jangan marahi ibu lagi.
Tony sedih kalau lihat ibu menangis.”
Kata-kata Tony tersebut, benar-benar membuat Prodo tercekat. Ia
meletakkan kopernya dan memeluk tubuh Tony erat-erat.
Dari kutipan novel di atas dapat dibuat ringkasan sebagai berikut:
Prodo tidak mau mendengarkan keluh kesah Pragina, istrinya, mengenai
kebiasaannya pergi berminggu-minggu dengan alasan kerja. Ketika hendak
pergi lagi, Tony anaknya berkata bahwa ia tidak akan mengharap kedatangan
ayahnya lagi asalkan ayahnya tidak membuat ibunya menangis. Prodo tercekat
dan tersadar bahwa keluarganya membutuhkan kehadirannya.

Latihan 3.4

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!

1. Sumber kutipan novel di atas diambil dari mana?
2. Siapa tokoh-tokoh dalam kutipan novel di atas?
3. Mengapa Pragina memprotes tindakan Prodo?
4. Mengapa Tony bersedih?
5. Nilai apa yang terdapat dalam kutipan novel di atas?
6. Tunjukkan pesan yang terdapat dalam kutipan novel di atas?
7. Apa pesan yang tersirat dari kutipan novel di atas?
8. Apa yang dimaksud dengan ringkasan cerita?
9. Mengapa ringkasan cerita harus menggunakan bahasa yang efektif?
10. Mengapa urutan alur harus jelas dalam meringkas?

TUGAS MANDIRI

1. Bacalah sebuah novel remaja!
2. Buatlah ringkasan ceritanya!
3. Tulislah pesan yang tersurat dan tersirat dari novel yang kamu baca! Sertailah pesan
itu dengan bukti dan alasan!
4. Diskusikan hasil karya kamu dengan teman satu kelompok!

Posted Juni 26, 2012 by mtsmudenpasar in MATERI KELAS 8

Tagged with

BAB III: 2. Menulis Laporan   Leave a comment

TELITI TEKUN PERCAYA DIRI

 

KOMPETENSI DASAR: Siswa dapat menulis laporan dengan bahasa yang baik dan benar

MATERI: Laporan

RINGKASAN

Setelah mahir menanggapi laporan, kamu akan belajar menulis laporan. Untuk keperluan
penulisan laporan, kamu harus melalui beberapa tahap.
1. Melakukan Kegiatan Observasi
Hal-hal yang harus dilakukan ketika obsrevasi adalah
a. Mencatat data yang diperlukan dan menyesuaikannya dengan tujuan/fungsi laporan,
b. melakukan survei tempat dan melanjutkan observasi,
c. menemui narasumber untuk wawancara sebagai bukti penguat dan referensi, dan
d. Mencatat hasil observasi.
2. Menulis Kerangka Laporan
Setelah observasi, susunlah laporannya. Kamu harus mengikuti kaidah yang berlaku dengan
sistematika yang baik dan mudah dipahami. Untukitu, kamu harus membuat kerangka laporan
terlebih dahulu.

Perhatikan contoh kerangka laporan berikut ini!

LAPORAN HASIL OBSERVASI
Upaya menjadikan kendaraan bersahabat dengan alam
I. Pendahuluan
II. Hasil Observasi
A. Mulai tumbuh kesadaran untuk menjaga lingkungan dan menekan pencemaran udara
B. Faktor-faktor pencemaran udara
C. Pengaruh pencemaran udara
D. Usaha menekan pencemaran udara
III. Kesimpulan dan Saran
3. Mengembangkan Kerangka Laporan dalam Beberapa Paragraf  dengan menggunakan Bahasa Baku

Tulislah paragraf isi laporan berdasarkan kerangka tersebut. Untuk
menulis laporan, bahasa yang digunakan adalah bahasa baku karena laporan
merupakan karya ilmiah.

JADIKAN MENULIS BUDAYA SETELAH MEMBACA

Latihan 3.3

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!

1. Apa yang dimaksud dengan laporan tertulis?
2. Sebutkan contoh laporan?
3. Sebutkan langkah-langkah penulisan laporan yang baik!
4. Mengapa sebelum menulis laporan kita harus lakukan observasi?
5. Ragam bahasa apa yang digunakan dalam menulis laporan?
6. Apa fungsi kerangka laporan?
7. Bagaimana cara menulis laporan berdasarkan kerangka laporan?

 

JADIKAN KERJA SAMA WUJUDKAN IMPIAN JADI PENULIS

TUGAS KELOMPOK

Buatlah kelompok kecil yang terdiri atas 3 orang siswa. Kemudian, lakukan tugas-tugas berikut ini.
1. Lakukan sebuah kegiatan pengamatan ke suatu lokasi (bandara, museum, laboratorium, dll)
2. Catatlah data hasil pengamatan dan wawancara!
3. Buatlah kerangka laporan!
4. Kembangkan kerangka laporan menjadi laporan lengkap!

 

Posted Juni 26, 2012 by mtsmudenpasar in MATERI KELAS 8

Tagged with

BAB III: 1.Mendengarkan Laporan   Leave a comment

LOKASI SANATORIUM

 

KOMPETENSI DASAR: Siswa dapat menanggapi isi laporan.

MATERI: LAPORAN

RINGKASAN

Apakah kamu pernah membahas laporan peristiwa dan laporan
kegiatan? Agar kamu lebih memahami materi, pada pelajaran kali ini kamu
akan kembali mempelajari laporan dan bagaimana cara menanggapi isi
laporan.
Simaklah baik-baik laporan berikut ini!

MOTOR VS ALAM

1. Laporan Kegiatan
     KOMUNITAS MOTOR BERSATU
Minggu, 8 April 2007, arena Sirkuit PRJ Kemayoran dipenuhi oleh 200 perwakilan klub motor
Jakarta yang meramaikan acara peluncuran produk pelumas terbaru Pertamina, Enduro 4T Racing
sekaligus pembukaan kejuaraan motor nasional “Road Race Pertamina Enduro 4T Racing
Championship 2007”. Acara yang didukung penuh oleh Pertamina dibuka oleh Marketing Manager
Unit Pelumas, Hasto Wibowo dengan menyerahkan Pelumas Enduro 4T Racing secara simbolis
kepada pembalap dari tim Suzuki Pertamina.
Acara dimeriahkan dengan atraksi konvoi yang disuguhkan oleh 200 perwakilan klub motor
Jakarta dan pembalap dari tim Suzuki Pertamina dengan membagikan produk Enduro 4T Racing
kepada penonton. Enduro 4T Racing 10W-40 dihadirkan untuk menjawab permintaan pasar akan
pelumas motor sintetik di kelas racing. Produkmu juga baik untuk penggunaan sehari-hari dengan
keunggulan berbahan dasar sintetis untuk semua motor jenis 4-tak. Enduro 4T Racing dengan
aditif khusus ini telah teruji dan terbukti mampu melindungi metal di putaran tinggi, mempersingkat
gesekan, dan tahan panas.
Acara yang diselenggarakan promotor Trendy Promo Mandira (TPM) bekerja sama dengan
Klub Ikatan Penggemar Mobil Jakarta (IPMJ) dan divisi Pelumas Pertamina tersebut juga
menghadirkan rombongan Indosolo Extreme yang terdiri atas sembilan orang pembalap untuk
menghibur penonton. Peristiwa itu adalah bukti komitmen jangka panjang Pertamina untuk terus
mendukung perkembangan dunia otomotif nasional. Apa yang sudah dilakukan Pertamina dalam
mendukung peristiwa tersebut adalah bagian dari komitmen: ”Kita Untung Bangsa Untung.”

Jadikan Asap Bersahabat dengan Alam

 

2. Laporan Observasi
JADIKAN KENDARAAN BERSAHABAT DENGAN ALAM
Meskipun masih jauh dari kategori berhasil, kesadaran untuk menjaga lingkungan dan menekan
pencemaran udara mulai tumbuh dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Bahkan, kini juga
terdapat Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara yang
mengharuskan kendaraan bermotor di wilayah Jakarta lolos uji emisi untuk memperpanjang STNK
(Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan BPKB (Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor). Hal itu bukanlah
tanpa sebab mengingat tingkat pencemaran udara yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal
itu sebagian besar dipicu oleh banyaknya asap pembuangan kendaraan bermotor seiring dengan
bertambahnya jumlah kendaraan bermotor di negeri ini. Sekadar gambaran, saat ini rata-rata di
setiap satu kilometer panjang jalan di Jakarta terdapat 3.000 kendaraan bermotor.

Sebagai pemilik tentu sudah sepatutnya kita turut bertanggung jawab untuk menjaga kondisi
lingkungan dan kebersihan udara. Hal itu akan memberi dampak langsung pada kesehatan diri
kita sendiri. Tidak perlu kita berpikir yang terlalu jauh, mulailah dengan merawat kendaraan pribadi
secara rutin pada setiap komponen mesin, di antaranya adalah menilik asap pembuangan di bagian
knalpot kendaraan masing-masing. Apakah kendaraanmu mengeluarkan asap berwarna putih atau
hitam? Jika demikian yang terjadi, hal tersebut menandakan terjadinya sistem pembakaran yang
tidak sempurna. Asap pembuangan berwarna putih biasanya disebabkan adanya kebocoran di
bagian ring seher, dan jika asapnya berwarna hitam terlalu banyak campuran bensin daripada
udara di dalam karburator. Hal tersebut juga dapat disebabkan filter udara kotor sehingga membuat
campuran bensin menjadi “kaya”.
Patut diketahui bahwa asap pembuangan kendaraan juga mengandung timbal yang dapat
mengganggu kesehatan tubuh. Timbal tersebut akan mengontaminasi udara yang kita hirup ataupun
makanan yang kita konsumsi, misalnya makanan yang dijajakan di tepi jalan.
Saat peringatan hari Bumi pada tanggal 22 April nanti, tidak ada salahnya hari tersebut dijadikan
momentum bagi kita semua untuk mengubah kebiasaan dan menciptakan lingkungan yang lebih
bersih. Hal tersebut tidak akan terjadi jika tidak ada campur tangan dari setiap individu.
Dalam menanggapi isi laporan dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu dengan cara
mengajukan pertanyaan, memberi komentar, dan memberi saran. Pertanyaan, komentar, dan
saran harus diungkapkan dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.

 

Latihan 3.1

1. Buatlah pertanyaan untuk menanggapi isi laporan 1!
2. Buatlah 5 pertanyaan untuk menanggapi isi laporan 2!
3. Menurut pendapatmu, bagaimana cara menyampaikan tanggapan terhadap laporan
dengan baik?

 

Latihan 3.2

Berilah komentar secara lisan terhadap isi laporan berikut!

1. Enduro 4T Racing 10W-40 dihadirkan untuk menjawab permintaan pasar akan
pelumas motor sintetik di kelas racing yang juga baik untuk penggunaan sehari-hari
dengan keunggulan berbahan dasar sintetis untuk semua motor jenis 4 tak.

 
2. Saat ini, rata-rata di setiap satu kilometer panjang jalan Jakarta terdapat 3.000
kendaraan bermotor.

 
3. Perda Nomor 2 Tahun 2005 yang mengatur tentang Pengendalian Pencemaran Udara
mengharuskan kendaraan bermotor di wilayah Jakarta lolos uji emisi untuk
memperpanjang STNK dan BPKB.

 

4. Asap kendaraan bermotor mengandung timbal yang dapat mengganggu kesehatan
tubuh.

Posted Juni 26, 2012 by mtsmudenpasar in MATERI KELAS 8

Tagged with

BAB II: 4. Mengapresiasikan Pentas Drama   Leave a comment

 

KOMPETENSI DASAR: Siswa dapat menanggapi unsur pementasan drama

MATERI: Drama

RINGKASAN

Pementasan drama merupakan salah satu bentuk seni pertunjukan.
Dalam pentas, aktor bermain peran dan menunjukkan kebolehannya. Aktor
memerankan tokoh cerita dengan karakter tertentu. Setiap tokoh cerita
mempunyai peranan dan watak yang berbeda.
Dalam memberikan apresiasi terhadap pementasan drama, ada
beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Aktor
Seorang aktor dituntut untuk mampu memerankan tokoh cerita.
Keahlian aktor dapat menghadirkan sosok tokoh yang diperankan seperti
nyata, baik tingkah laku, dialog, maupun jiwanya. Selain bermain secara
individu, aktor juga diharuskan dapat bermain secara kelompok. Artinya,
di atas panggung seorang pemain tidak bermain sendiri, ada tokoh cerita
lain yang harus bekerja sama dalam menghadirkan permainan yang baik.
Kekompakan antarpemain sangat menentukan keberhasilan sebuah
pementasan.

2. Latar
Dalam pementasan drama, yang dimaksud latar atau setting adalah
tempat yang dipakai untuk pementasan. Latar dalam pementasan drama
juga berfungsi untuk memberi gambaran tentang cerita, yakni tempat,
waktu, dan suasana sebuah peristiwa dalam cerita. Selain memberikan
gambaran tempat, latar juga mempunyai fungsi sebagai arena permainan,
waktu, suasana, dan kesan artistik. Sebaiknya, pembuatan panggung
disajikan secara proporsional.

3. Kostum
Kostum atau busana pentas merupakan pakaian penunjang karakter
pemain dalam menghadirkan sosok tokoh cerita. Selain itu, kostum juga
dapat menggambarkan sebuah kurun waktu kejadian drama dan artistik
pementasan.

 

4. Tata rias (make up)
Tata rias adalah riasan wajah pemain yang bertujuan untuk membantu
pemain menghadirkan karakter tokoh cerita.

 

5. Musik
Musik berfungsi untuk membangun suasana tertentu, seperti tuntutan
peristiwa drama. Musik yang kurang baik dan kurang tepat dapat merusak
suasana drama.

6. Menanggapi Hasil Pementasan
Apa yang harus ditanggapi dari hasil pementasan? Hal-hal yang
ditanggapi penonton dari sebuah pementasan, antara lain akting, aktor,
penokohan, kostum, tata rias (make-up), musik, latar, dan penataan
panggung. Pertanyaan berikut, dapat digunakan sebagai penolong untuk
membuat tanggapan atas pementasan drama.
a. Bagaimana permainan aktornya?
b. Bagaimana pemeranan tokohnya?
c. Bagaimana kostum dan tata riasnya?
d. Bagaimana ilustrasi musiknya?
e. Bagaimana penataan panggungnya?

 

 

Latihan 2.4

Saksikan sebuah pementasan drama (langsung/rekaman)!

1. Hal apa saja yang diapresiasi dalam pementasan drama?
2. Apa tugas pemain di atas panggung?
3. Bagaimana penataan panggung yang baik?
4. Apa fungsi kostum?
5. Apa fungsi tata rias?
6. Apa fungsi lampu?
7. Apa fungsi musik dalam pementasan drama?
8. Apa yang dimaksud dengan akting?

 

TUGAS MANDIRI

 

1. Tontonlah sebuah pementasan drama!
2. Buatlah tanggapan terhadap pementasan drama tersebut tentang
a. penokohan,
b. permainan aktor,
c. kostum,
d. tata rias,
e. lampu,
f. tata panggung,dan
g. musik.
3. Sajikan tanggapanmu dalam bentuk laporan tertulis!

Posted Juni 26, 2012 by mtsmudenpasar in MATERI KELAS 8

Tagged with

BAB II: 3. Menulis Petunjuk   Leave a comment

Petunjuk pakai pasta gigi

 

KOMPETENSI DASAR: Siswa dapat menulis petunjuk sesuatu dengan urutan yang tepat

MATERI: Petunjuk melakukan sesuatu

RINGKASAN

Pernahkah kalian membuka kemasan sebuah produk obat? Di kemasan
itu, kalian akan membaca kegunaan obat, komposisi obat, larangan, dan
petunjuk pemakaian. Hal-hal yang berkaitan dengan petunjuk produk juga
terdapat pada kemasan yang lain.
Penulisan petunjuk bertujuan agar konsumen tidak mengalami kesulitan
atau keliru dalam menggunakan sebuah produk. Oleh karena itu, petunjuk
penggunaan atau petunjuk yang lain harus ditulis dengan bahasa yang
efektif dan jelas.
Perhatikan contoh petunjuk berikut!
Petunjuk menggunakan pasta gigi.
– Penggunaan untuk dewasa
-  Untuk hasil terbaik, gunakan pasta sepanjang bulu sikat.
– Penggunaan untuk anak-anak di bawah 6 tahun
-  Gunakan pasta sebesar biji jagung. Sebaiknya, pasta gigi dengan pengawasan
orang dewasa.
– Sikatlah gigi minimal dua kali seharí!

 

tepat hemat dalam pemakaian

 
Penggunaan pasta gigi membantu mencegah masalah gigi dan mulut:
1. Perlindungan terhadap gigi berlubang,
2. Melawan kuman ketika menyikat gigi,
3. Gigi tetap sehat,
4. Mengurangi pembentukan plak,
5. Membantu memperkuat email gigi,
6. Gusi tetap sehat,
7. Mencegah kerusakan gigi, dan
8. Napas tetap segar.

 

Latihan 2.3

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!

CINTAILAH PRODUK DALAM NEGERI

 

1. Apa manfaat/fungsi petunjuk penggunaan?
2. Bagaimana ukuran penggunaan pasta gigi untuk anak-anak di bawah 6 tahun?
3. Apa manfaat penggunaan pasta gigi?
4. Urutkan petunjuk pemakaian jamu berikut!
a. Pisahkan/saring ampas dengan air!
b. Sisakan hingga satu gelas!
c. Rebus jamu dengan tiga gelas air mendidih!
d. Dinginkan!
e. Minumlah setiap pagi dan sore!

Posted Juni 26, 2012 by mtsmudenpasar in MATERI KELAS 8

Tagged with

BAB II: 1. MEMBACA DENAH   Leave a comment

KOMPETENSI DASAR: Siswa dapat menemukan tempat atau arah dalam konteks yang sebenarnya sesuai dengan yang tertera pada denah.

MATERI: Denah

RINGKASAN

Denah adalah gambaran mengenai letak suatu tempat. Ada tempat
tertentu yang sering dilengkapi denah, misalnya di pintu masuk kawasan
wisata, di kampung dalam kota, di rumah sakit, atau di kartu undangan.

Untuk mempermudah, denah dilengkapi dengan arah mata angin.
Biasanya, yang ditulis atau ditandai hanya arah utara.

DENAH KOTA DENPASAR

Latihan 2.2

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!

1. Dari jalan Gajah Mada ke Kantor Dinas Perijinan Kota Denpasar melewati jalan?

2. Kantor Wali Kota Denpasar berada di jalan apa?

3. Kantor Dinas Perijinan Kota Denpasar berada di … Kantor Wali Kota Denpasar!

4. Lapangan Puputan Badung berada di … Pura Jagadnata!

5. Lapangan Puputan Badung di antara … dan … .

 

TUGAS MANDIRI

1. Carilah denah yang lain! Jelaskan denah tersebut kepada teman-temanmu!
2. Sebutkan letak tempat yang tertera dalam denah tersebut!

Posted Juni 25, 2012 by mtsmudenpasar in MATERI KELAS 8

Tagged with

BAB II: 1. Berwawancara   Leave a comment

Perlu persiapan matang saat akan wawancara!
SIAP KOMANDAN!

 

KOMPETENSI DASAR: Berwawancara dengan narasumber (etika wawancara)

MATERI: Wawancara

RINGKASAN

Pernahkah kamu dan teman-temanmu berwawancara dengan
narasumber? Jika pernah, tentu kamu mengetahui apa yang dimaksud
dengan wawancara. Wawancara adalah tanya jawab antara pewawancara
dan seorang pakar atau ahli untuk mendapatkan informasi tentang suatu
hal. Ahli atau pakar yang diwawancarai disebut narasumber. Narasumber
dapat ditentukan sesuai dengan bidang yang ingin dikaji secara mendalam.
Bidang tersebut, antara lain kedokteran dengan narasumber seorang dokter,
bidang pendidikan dengan narasumber seorang guru, serta bidang kesenian
dengan narasumber seniman.

 

Perhatikan contoh wawancara berikut ini!
Herlina : Selamat pagi Dokter Yoga, perkenalkan nama saya Herlina. Saya
dari SMP Taman Laut.

 
Dokter Yoga : Selamat pagi! Saya senang sekali berjumpa dengan Adik.

 
Herlina : Dok, maksud kedatangan saya ini adalah untuk mewawancarai
Dokter mengenai sejumlah tanaman obat di Indonesia, khususnya
temu lawak. Beberapa waktu yang lalu, saya membaca profil
Anda di jurnal yang menyebutkan bahwa Anda adalah peneliti
Temu lawak di Korea. Dokter Yoga tidak keberatan ‘kan?

 
Dokter Yoga : Oh… tentu saja tidak. Saya justru senang karena temu lawak yang
berkasiat itu menjadi dikenal dan diperhatikan manfaatnya oleh orang
banyak. Silakan saja apa yang ingin Adik ketahui tentang temu lawak?

 
Herlinda : Mengapa Anda tertarik meneliti temu lawak, Dok?

 
Dokter Yoga : Jika Anda berbicara tentang ginseng pasti yang terlintas negara Korea,
padahal, negara penghasil ginseng terbesar di dunia adalah Kanada
dan Cina. Orang Korea sendiri juga mengimpor bahan dasar gingseng
dari Kanada dan Cina. Sebaliknya, tanaman temu lawak hanya terdapat
di Indonesia. Saya berharap temu lawak bisa menjadi ikon tanaman
obat dari Indonesia, sama seperti gingseng yang sudah menjadi ikon
Korea.

 
Herlina : Apakah temu lawak termasuk tumbuhan yang sulit tumbuh?

 
Dokter Yoga : Oh, tidak. Temu lawak mudah tumbuh di berbagai daerah di Indonesia,
temu lawak dapat ditemukan di Jawa, Bali, NTB, dan Maluku Selatan.
Temu lawak yang nama latinnya Curcuma zanthorrhiza merupakan
tanaman yang hampir tidak memiliki musuh (hama). Tanaman itu

menghasilkan antijamur, ia tidak akan terkena jamur karena temu
lawak sendiri menghasilkan jamur.

 
Herlina : Apa saja manfaat temu lawak, Dok?

 
Dokter Yoga : Manfaat temu lawak, antara lain sebagai antiketombe, untuk pasta
gigi, dan dimungkinkan dapat digunakan untuk mengatasi penyakit
kanker.

 

 

Latihan 2.1
Buatlah daftar pertanyaan yang sesuai dengan pernyataan berikut!

1. Dokter Yoga adalah seorang peneliti temu lawak.
2. Nama Latin temu lawak adalah Curcuma zanthorrhiza.
3. Tanaman temu lawak di Indonesia hanya ada di Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku Selatan.
4. Jika orang berbicara tentang ginseng, yang akan terlintas adalah negara Korea.
5. Penghasil ginseng terbesar adalah Kanada dan Cina, bahkan orang Korea juga mengimpor ginseng

dari Kanada dan Cina.
6. Dr. Yoga berharap agar tanaman obat temu lawak menjadi ikon tanaman obat dari  Indonesia.
7. Tanaman temu lawak menghasilkan antijamur.
8. Temu lawak dapat dimanfaatkan sebagai antiketombe, untuk pasta gigi, dan
dimungkinkan untuk mengatasi penyakit kanker.

Cek peralatan wawancara

TUGAS MANDIRI

1. Buatlah daftar pertanyaan untuk wawancara (pendidikan, kesehatan, olahraga, dan agama)!
2. Lakukan wawancara dengan narasumber sesuai dengan daftar pertanyaan yang kamu

buat! Perhatikan etika wawancara!
3. Rekamlah wawancaramu dengan kaset/recorder!
4. Putarlah rekamanmu bersama teman-temanmu untuk saling memberi masukan!
5. Sebutkan etika wawancara yang kamu ketahui! Adakah etika yang kamu langgar ketika
melakukan wawancara? Jika ada, koreksi dan perbaikilah!

Posted Juni 25, 2012 by mtsmudenpasar in MATERI KELAS 8

Tagged with

MENULIS NASKAH DRAMA   Leave a comment

Ngomong apa lo…lapor yang jelas. Bising tahu
Siap Komandan!

 

 

 

KOMPETENSI DASAR  : Siswa dapat menulis drama satu babak dengan memperhatikan kaedah penulisan drama

MATERI                             : DRAMA

RINGKASAN

Ayah                : Asal kamu juga tidak sembrono dalam bertindak. Zaman ini zaman badak. Semoga kamu dan teman-temanmu tak turut

jadi badak.

Drama berasal dari kata draomaoi yang artinya bergerak atau berbuat. Drama adalah perbuatan manusia yang dipentaskan di atas panggung. Semua pentas drama berasal dari naskah drama, baik tertulis maupun tidak tertulis.
Zaman dahulu, bermain drama tidak memerlukan naskah tertulis. Mereka menghafalkan dialog, jalan cerita, dan karakter tokohnya, misalnya ketoprak, ludruk, dan lenong.
Siapa yang menulis naskah drama? Apa isi naskah drama? Bagaimana kaidah penulisannya? Pernahkah kalian menulis naskah drama? Perhatikan hal-hal yang berkaitan dengan penulisan drama berikut!

1. Sumber penulisan
a. Ide atau imajinasi,
b. Cerita-cerita legenda, cerpen, novel dan sebagainya, dan
c. Kejadian-kejadian/keadaan sosial masyarakat.
2. Bentuk naskah drama
Naskah drama berbentuk dialog-dialog tokoh (disertai petunjuk/teknis permainan).
3. Kaidah penulisan drama

Perhatikan contoh berikut!
Aman dan Amat :   Selamat pagi!
(Lalu kedua nona itu duduk di tempat duduknya masing-masing. Sebentar kemudian bangkit lagi, lalu
berkata kepada Aman)
Ningsih                   :  Saudara Aman, kalau Pak Tembak datang nanti, dan kami belum kembali, bilang saja kami pergi ke Pasar
Baru sebentar.
Aman                       : (kaget) Lo! Saya tidak mau tanggung, Saudara. Dia sudah acap kali marah-marah karena pegawainya tidak
pernah ada di tempatnya masing-masing.
(dikutip dari naskah drama “Tuan Amin” karya Amal Hamzah)

Dari contoh di atas, dapat disimpulkan kaidah penulisan drama.
a. Kalimat dialog tidak menggunakan tanda petik (“…..”)
b. Nama tokoh ditulis sejajar dengan dialog
Aman dan Amat : Selamat pagi ….
Ningsih                   : Saudara Aman ….
Aman                      : (kaget) Lo! ….

Model lain penulisan ialah nama tokoh ditulis di atas dialog.
Aman dan Amat:
Selamat pagi ….
Ningsih:
Saudara Aman ….
c.  Petunjuk teknis (keterangan) ditulis dengan huruf yang berbeda atau dengan huruf kapital. Petunjuk teknis ini boleh diletakkan
pada awal, tengah, atau akhir dialog.

4. Langkah-langkah penulisan drama adalah
a. menentukan tema/topik,
b. menentukan isi cerita,
c. menentukan alur,
d. membuat kerangka,
e. mengembangkan kerangka, dan
f. melakukan evaluasi dan pembenahan.

Bacalah dan perhatikan contoh kutipan naskah drama berjudul “Tuan
Amin” karya Amal Hamzah berikut ini!
Aman             : (Merengut) Ah, gadis-gadis ini, yang dapat susah saya juga. Si Tembak meradang-radang sama saya juga.
Amat              : Saudara Aman, bodoh! Suruh saja si Tembak terus langsung. Masuk dalam ruangan yang sekecil ini kalau mau ngomong

sama yang lain mesti pakai pengacara.
Aman             : Itulah, makanya saya kesal di sini. Telah berpuluh-puluh kali saya bilang sama dia. Tuan Amin, kalau saya yang bilangin,

pegawai itu toh tak ambil pusing.
Amat              : Lantas apa jawabnya?
Aman             : Jawabannya begini, Saudara! Dalam tiap-tiap kantor, mesti ada organisasi. Kita bekerja mesti ada aturan, kalau tidak,

tentu tidak beres. Saya di sini sebagai kepala dan Saudara saya angkat jadi wakil kepala. Kalau ada apa-apa saya bilang

sama Saudara, dan Saudaralah yang menyampaikannya pada pegawai rendah.
Amat              : (Tertawa mencemooh) Ha, ha ha…Saudara Aman, saya mengerti kalau sekiranya di ruangan ini ada enam ribu

pegawainya. Tapi, untuk orang yang hanya delapan ekor dengan dia sendiri, apa dia tidak bisa berbicara langsung? Dan

lagi, berapa meterkah jarak dari mejanya sampai ke meja masing-masing kulitnya?
Aman             : Ah, Saudara, dia tidak mau ambil pusing! Dia bilang “Saya tidak bisa disamakan dengan pegawai biasa. Saya kepala”

bilangnya.

LATIHAN

Jawablah pertanyaan berikut!

1. Apa yang dimaksud dengan seni drama?
2. Apa yang dimaksud dengan naskah drama?
3. Apa bentuk naskah drama?

4. Mengapa zaman dahulu pementasan drama tidak menggunakan naskah tertulis?
5. Sebutkan kaidah penulisan naskah drama?
6. Tulislah 4 dialog dari 2 tokoh sesuai dengan kaidah penulisan naskah drama!
7. Tulislah sebuah dialog drama dalam suasana sedih, lengkap dengan petunjuk teknisnya!
8. Tulislah sebuah penggambaran latar dalam peristiwa drama!
9. Siapa saja tokoh dalam kutipan drama di atas?
10. Bagaimana perwatakan setiap tokoh tersebut?

 

TUGAS MANDIRI

1. Tulislah sebuah teks drama satu babak sesuai dengan idemu sendiri!
2. Bacakan naskah tersebut di depan kelas!
3. Mintalah tanggapan dari teman-teman dan gurumu!
4. Perbaikilah naskah drama itu berdasarkan masukan dari teman-teman dan gurumu!

Posted Juni 16, 2012 by mtsmudenpasar in MATERI KELAS 8

Tagged with

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.