BAB II: 1. Berwawancara   Leave a comment

Perlu persiapan matang saat akan wawancara!
SIAP KOMANDAN!

 

KOMPETENSI DASAR: Berwawancara dengan narasumber (etika wawancara)

MATERI: Wawancara

RINGKASAN

Pernahkah kamu dan teman-temanmu berwawancara dengan
narasumber? Jika pernah, tentu kamu mengetahui apa yang dimaksud
dengan wawancara. Wawancara adalah tanya jawab antara pewawancara
dan seorang pakar atau ahli untuk mendapatkan informasi tentang suatu
hal. Ahli atau pakar yang diwawancarai disebut narasumber. Narasumber
dapat ditentukan sesuai dengan bidang yang ingin dikaji secara mendalam.
Bidang tersebut, antara lain kedokteran dengan narasumber seorang dokter,
bidang pendidikan dengan narasumber seorang guru, serta bidang kesenian
dengan narasumber seniman.

 

Perhatikan contoh wawancara berikut ini!
Herlina : Selamat pagi Dokter Yoga, perkenalkan nama saya Herlina. Saya
dari SMP Taman Laut.

 
Dokter Yoga : Selamat pagi! Saya senang sekali berjumpa dengan Adik.

 
Herlina : Dok, maksud kedatangan saya ini adalah untuk mewawancarai
Dokter mengenai sejumlah tanaman obat di Indonesia, khususnya
temu lawak. Beberapa waktu yang lalu, saya membaca profil
Anda di jurnal yang menyebutkan bahwa Anda adalah peneliti
Temu lawak di Korea. Dokter Yoga tidak keberatan ‘kan?

 
Dokter Yoga : Oh… tentu saja tidak. Saya justru senang karena temu lawak yang
berkasiat itu menjadi dikenal dan diperhatikan manfaatnya oleh orang
banyak. Silakan saja apa yang ingin Adik ketahui tentang temu lawak?

 
Herlinda : Mengapa Anda tertarik meneliti temu lawak, Dok?

 
Dokter Yoga : Jika Anda berbicara tentang ginseng pasti yang terlintas negara Korea,
padahal, negara penghasil ginseng terbesar di dunia adalah Kanada
dan Cina. Orang Korea sendiri juga mengimpor bahan dasar gingseng
dari Kanada dan Cina. Sebaliknya, tanaman temu lawak hanya terdapat
di Indonesia. Saya berharap temu lawak bisa menjadi ikon tanaman
obat dari Indonesia, sama seperti gingseng yang sudah menjadi ikon
Korea.

 
Herlina : Apakah temu lawak termasuk tumbuhan yang sulit tumbuh?

 
Dokter Yoga : Oh, tidak. Temu lawak mudah tumbuh di berbagai daerah di Indonesia,
temu lawak dapat ditemukan di Jawa, Bali, NTB, dan Maluku Selatan.
Temu lawak yang nama latinnya Curcuma zanthorrhiza merupakan
tanaman yang hampir tidak memiliki musuh (hama). Tanaman itu

menghasilkan antijamur, ia tidak akan terkena jamur karena temu
lawak sendiri menghasilkan jamur.

 
Herlina : Apa saja manfaat temu lawak, Dok?

 
Dokter Yoga : Manfaat temu lawak, antara lain sebagai antiketombe, untuk pasta
gigi, dan dimungkinkan dapat digunakan untuk mengatasi penyakit
kanker.

 

 

Latihan 2.1
Buatlah daftar pertanyaan yang sesuai dengan pernyataan berikut!

1. Dokter Yoga adalah seorang peneliti temu lawak.
2. Nama Latin temu lawak adalah Curcuma zanthorrhiza.
3. Tanaman temu lawak di Indonesia hanya ada di Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku Selatan.
4. Jika orang berbicara tentang ginseng, yang akan terlintas adalah negara Korea.
5. Penghasil ginseng terbesar adalah Kanada dan Cina, bahkan orang Korea juga mengimpor ginseng

dari Kanada dan Cina.
6. Dr. Yoga berharap agar tanaman obat temu lawak menjadi ikon tanaman obat dari  Indonesia.
7. Tanaman temu lawak menghasilkan antijamur.
8. Temu lawak dapat dimanfaatkan sebagai antiketombe, untuk pasta gigi, dan
dimungkinkan untuk mengatasi penyakit kanker.

Cek peralatan wawancara

TUGAS MANDIRI

1. Buatlah daftar pertanyaan untuk wawancara (pendidikan, kesehatan, olahraga, dan agama)!
2. Lakukan wawancara dengan narasumber sesuai dengan daftar pertanyaan yang kamu

buat! Perhatikan etika wawancara!
3. Rekamlah wawancaramu dengan kaset/recorder!
4. Putarlah rekamanmu bersama teman-temanmu untuk saling memberi masukan!
5. Sebutkan etika wawancara yang kamu ketahui! Adakah etika yang kamu langgar ketika
melakukan wawancara? Jika ada, koreksi dan perbaikilah!

Posted Juni 25, 2012 by mtsmudenpasar in MATERI KELAS 8

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: