MEMAHAMI PERISTIWA ALAM MELALUI TEKS SASTRA   Leave a comment

Di Muka Jendela

Di sini
cemara pun gugur daun. Dan kembali
ombak-ombak hancur terbantun.
Di sini
kemarau pun menghembus bumi
menghembus pasir, dingin dan malam hari
ketika kedamaian pun datang memanggil.
Ketika angin terputusputus di hatimu menggigil
dan sebuah kata merekah
diucapkan ke ruang yang jauh: –Datanglah!

Ada sepasang bukit, meruncing merah
dari tanah padang-padang yang tengadah
di mana tangan-hatimu terulur. Pula
ada menggasing kincir yang sunyi
ketika senja mengerdip, dan di ujung benua
mencecah pelangi:
Tidakkah sapa pun lahir kembali di detik begini
ketika bangkit bumi,
sajak bisu abadi,
dalam kristal kata
dalam pesona?

1961

Jawablah beberapa pertanyaan berikut ini!

a) Keindahan seperti apa yang digambarkan dalam puisi tersebut?

b) Nilai-nilai apakah yang terdapat dalam puisi tersebut?

 

 

JAWABAN:

  1. Pemandangan daun cemara berguguran saat datangnya musim kemarau.  Pemandangan senja di sepasang bukit  saat mentari meredup di ujung barat.
  2. Manusia rindukan kedamaian, tetapi tidak akan terwujud. Jika manusia masih tidak menghormati keberagaman (NILAI KEMANUSIAAN)

    Dalam termangu

    Dalam termangu CahayaMu panas suci

Posted Januari 25, 2014 by mtsmudenpasar in MATERI KELAS 7

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: