Archive for the ‘Tugas PBM Kelas 8’ Category

RUKUN ISLAM   Leave a comment

RUKUN ISLAM PERTAMA

Bersaksi tidak ada ilah yang berhak disembah secara hak melainkan Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.

Syahadat (persaksian) ini memiliki makna yang harus diketahui seorang muslim berikut diamalkannya. Adapun orang yang mengucapkannya secara lisan namun tidak mengetahui maknanya dan tidak mengamalkannya maka tidak ada manfaat sama sekali dengan syahadatnya.
MAKNA “LA ILLAHA ILLALLAH”

Yaitu; tidak ada yang berhak diibadahi secara hak di bumi maupun di langit melainkan Allah semata. Dialah ilah yang hak sedang ilah (sesembahan) selain-Nya adalah batil. Sedang Ilah maknanya ma’bud (yang diibadahi). Artinya secara harfiah adalah: “Tiada Tuhan Selain Allah”

Orang yang beribadah kepada selain Allah adalah kafir dan musyrik terhadap Allah sekalipun yang dia sembah itu seorang nabi atau wali. Sekalipun ia beralasan supaya bisa mendekatkan diri kepada Allah ta’ala dan bertawasul kepadanya. Sebab orang-orang musyrik yang dulu menyelisihi Rasul, mereka tidak menyembah para nabi dan wali dan orang soleh melainkan dengan memakai alasan ini. Akan tetapi itu merupakan alasan batil lagi tertolak. Sebab mendekatkan diri kepada Allah ta’ala dan bertawasul kepada-Nya tidak boleh dengan cara menyelewengkan ibadah kepada selain Allah. Melainkan hanya dengan menggunakan nama-nama dan sifat-Nya, dengan perantaraan amal sholeh yang diperintahkan-Nya seperti sholat, shodaqah, zikir, puasa, jihad, haji, bakti kepada orang tua serta lainnya, demikian pula dengan perantara doanya seorang mukmin yang masih hidup dan hadir dihadapannya ketika mendoakan.


Ibadah beraneka ragam:

Diantaranya doa yaitu memohon kebutuhan dimana hanya Allah yang mampu melakukannya seperti menurunkan hujan, menyembuhkan orang sakit, menghilangkan kesusahan yang tidak mampu dilakukan oleh makhluk. Seperti pula memohon surga dan selamat dari neraka, memohon keturunan, rizki, kebahagiaan dan sebagainya.

Semua ini tidak boleh dimohonkan kecuali kepada Allah. Siapa yang memohon hal itu kepada makhluk baik masih hidup atau sudah mati berarti ia telah menyembahnya. Allah ta’ala berfirman memerintahkan hamba-hamba-Nya supaya berdoa hanya kepada-Nya berikut mengabarkan bahwa doa itu satu bentuk ibadah. Siapa yang menujukannya kepada selain Allah maka ia termasuk penghuni neraka. “Dan Rabbmu berfirman:

Berdoalah kepada-Ku, niscaya Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku (yakni berdoa kepada-Ku) akan masuk neraka dalam keadaan hina dina (QS. Al Mukmin: 60)

Allah ta’ala berfirman mengabarkan bahwa semua yang diseru selain Allah tidak memiliki manfaat atau madhorot untuk seorangpun sekalipun yang diseru itu nabi-nabi atau para wali.


Di antara macam
ibadah: Menyembelih binatang, bernadzar dan mempersembahkan hewan kurban.

Tidak sah seseorang bertaqarrub (mendekatkan diri kepada Allah) dengan cara menyembelih binatang atau mempersembahkan hewan kurban atau bernadzar kecuali hanya ditujukan kepada Allah semata. Barangsiapa menyembelih karena selain Allah seperti orang yang menyembelih demi kuburan atau jin berarti ia telah menyembah selain Allah dan berhak mendapat laknat-Nya.

Diantara bentuk ibadah: Istighotsah (memohon bantuan), istianah (memohon pertolongan) dan istiadzah (memohon perlindungan).

Tidak ada yang boleh dimintai bantuan ataupun pertolongan ataupun perlindungan kecuali Allah saja. Allah ta’ala berfirman dalam Al Qur’an Al karim:

Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan (QS. Al Fatihah:4)

Katakanlah: Aku berlindung kepada Robb Yang Menguasai Subuh, dari kejahatan makhluk-Nya (QS. Al Falaq:1-2)

 

 

            Di antara bentuk ibadah: Tawakal, Roja (berharap) dan Khusyu’.

Manusia tidak boleh bertawakal selain kepada Allah, tidak boleh berharap selain kepada Allah, dan tidak boleh khusyu’ melainkan kepada Allah semata.

Bentuk menyekutukan Allah diantaranya berdoa kepada selain Allah baik berupa orang-orang yang masih hidup lagi diagungkan atau kepada penghuni kubur. Melakukan thowaf di kuburan mereka dan meminta dipenuhi hajatnya kepada mereka. Ini merupakan bentuk peribadatan kepada selain Allah dimana pelakunya bukan lagi disebut sebagai seorang muslim sekalipun mengaku Islam, mengucapkan la ila illallah Muhammad rasulullah, mengerjakan sholat, berpuasa dan bahkan haji ke baitullah.

MAKNA SYAHADAT “MUHAMMAD RASULULLAH”

Makna syahadat Muhammad Rasulullah adalah mengetahui dan meyakini bahwa Muhammad utusan Allah kepada seluruh manusia, dia seorang hamba biasa yang tidak boleh disembah, sekaligus rasul yang tidak boleh didustakan. Akan tetapi harus ditaati dan diikuti. Siapa yang menaatinya masuk surga dan siapa yang mendurhakainya masuk neraka. Selain itu anda juga mengetahui dan meyakini bahwa sumber pengambilan syariat sama saja apakah mengenai syiar-syiar ibadah ritual yang diperintahkan Allah maupun aturan hukum dan syariat dalam segala sector maupun mengenai keputusan halal dan haram. Semua itu tidak boleh kecuali lewat utusan Allah yang bisa menyampaikan syariat-Nya. Oleh karena itu seorang muslim tidak boleh menerima satu syariatpun yang datang bukan lewat Rasul SAW. Allah ta’ala berfirman:

Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah ia dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah (Al Hasyr:7)

Maka demi Robbmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuh hati (An Nisa’:65)

Makna kedua ayat:

  1. Pada ayat pertama Allah memerintahkan kaum muslimin supaya menaati Rasul-Nya Muhammad SAW pada seluruh yang diperintahkannya dan berhenti dari seluruh yang dilarangnya. Karena beliau memerintah hanyalah berdasarkan dengan perintah Allah dan melarang berdasar larangan-Nya.
  2. Pada ayat kedua Allah bersumpah dengan diri-Nya yang suci bahwa sah iman seseorang kepada Allah dan Rasul-Nya hingga ia mau berhukum kepada Rasul dalam perkara yang diperselisihkan antara dia dengan orang lain, kemudian ia puas keputusannya dan menerima dengan sepenuh hati. Rasul SAW bersabda:
Barangsiapa mengerjakan suatu amal yang tidak ada contohnya dari urusan kami maka ia tertolak. Diriwayatkan oleh Muslim dan lainnya

Iklan

Posted Mei 25, 2011 by mtsmudenpasar in Tugas PBM Kelas 8

Tagged with

MENEMUKAN GAGASAN UTK BAHAN DISKUSI   Leave a comment

Separuh Gadis di Kota Besar Tak Perawan Lagi
Batas Usia Penularan HIV Makin Muda

 

PERTUMBUHAN budaya seks bebas di kalangan pelajar mulai mengancam masa depan bangsa Indonesia. Pemerintah menemukan indikator baru yakni makin sulitnya menemukan remaja putri yang masih memiliki keperawanan (virginity) di kota-kota besar.

Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berdasar survei menyatakan separuh remaja perempuan lajang yang tinggal di Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi kehilangan keperawanan dan melakukan hubungan seks pranikah. Bahkan, tidak sedikit yang hamil di luar nikah. Rentang usia remaja yang pernah melakukan hubungan seks di luar nikah antara 13-18 tahun.

“Berdasar data yang kami himpun dari 100 remaja, 51 diantaranya sudah tidak lagi perawan,” Ujar Kepala BKKBN Sugiri Syarief ketika ditemui dalam peringatan Hari AIDS sedunia di lapangan parkir IRTI Monas, Minggu (28/11) kemarin.

Ironisnya, temuan serupa juga terjadi di kota-kota besar lain di Indonesia. Selain di Jabodetabek, data yang sama juga diperoleh di wilayah lain. Di Surabaya misalnya, remaja perempuan lajang yang kegadisannya sudah hilang mencapai 54 persen, di Medan 52 persen, Bandung 47 persen, dan Yogyakarta 37 persen.

Menurutnya, data ini dikumpulkan BKKBN sepanjang kurun waktu 2010 saja. “Ini ancaman yang diam-diam bisa menghancurkan masa depan bangsa, jadi harus segera ditemukan solusinya,” ujar Sugiri.

Maraknya perilaku seks bebas, khususnya di kalangan remaja berimbas pada kasus infeksi penularan HIV/AIDS yang cenderung berkembang di Indonesia. Perilaku seks bebas merupakan memicu meluasnya kasus HIV/AIDS. Mengutip data dari Kemenkes pada pertengahan 2010, kasus HIV/AIDS di Indonesia mencapai 21.770 kasus AIDS positif dan 47.157 kasus HIV positif dengan persentase pengidap usia 20-29 tahun (48,1 persen) dan usia 30-39 tahun (30,9 persen). Kasus penularan HIV/AIDS terbanyak ada di kalangan heteroseksual (49,3 persen) dan IDU atau jarum suntik (40,4 persen).

Fenomena free seks di kalangan remaja, menurut dia, tidak hanya menyasar pada kalangan pelajar saja, tetapi juga jamak didapati di kelompok mahasiswa. Dari 1.660 responden mahasiswi di kota pelajar Jogjakarta, sekitar 37 persen mengaku sudah kehilangan kegadisannya. Menurutnya, di samping masalah seks pranikah, remaja dihadapkan pada dua masalah besar lainnya yang terkait dengan penularan HIV/AIDS. “Masalah itu adalah tingkat aborsi yang tinggi dan penyalahgunaan narkoba,” kata Sugiri

“Data Kemenkes memang menyebutkan bahwa pertumbuhan jumlah pengguna narkoba di Indonesia saat ini mencapai 3,2 juta jiwa. Sebanyak 75 persen di antaranya atau 2,5 juta jiwa adalah remaja.

Tingkat kehamilan di luar nikah juga sangat tinggi. Sugiri mengatakan, rata-rata terdapat 17 persen kehamilan di luar nikah yang terjadi tiap tahun. Sebagian dari jumlah tersebut bermuara pada praktik aborsi. Sugiri menyampaikan, grafik aborsi di Indonesia masuk katagori lumayan tinggi, dengan jumlah rata-rata per tahun mencapai 2,4 juta jiwa.

“Ini adalah problem nasional yang harus dihadapi bersama. Jadi bukan lagi hal yang tabu untuk dibicarakan demi menemukan solusi yang tepat atas persoalan ini,” kata dia.

 

Jawablah Pertanyaan Berikut Setelah Baca Berita di Atas!

1. Tulislah penyajian berita di atas!

2. Apa isi berita di atas!

3. Apa komentar Anda terhadap fenomena pergaulan free seks pada berita di atas!

4. Apa solusi yang bisa Anda sarankan menyelesaikan persoalan pada berita di atas!

5. Apa simpulan berita di atas!

Posted Januari 2, 2011 by mtsmudenpasar in Tugas PBM Kelas 8

Tagged with

RANGKUMAN MATERI KELAS 8 SEMESTER 2   Leave a comment

RANGKUMAN  1

1. Pokok-pokok berita berkisar pada jawaban atas pertanyaan apa, siapa,

kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana.

2. Sebuah berita dapat ditulis dari berbagai cara pemberitaan yang bertujuan

berita tidak membosankan dibaca.

3. Sebuah berita umumnya diawali teras berita ( 5W + 1 H) yang kemudian

dijabarkan dengan fakta-fakta pada paragraf berikutnya.

4. Mengomentari novel remaja Indonesia bertolak dari pokok-pokok

persoalan cerita, karakter tokoh-tokohnya, pesan-pesan di dalamnya.

 

RANGKUMAN 2

1. Jika menyanggah atau menolak pendapat dalam diskusi, kamu perlu

memperhatikan aspek kesantunan dan didasarkan atas alasan yang kuat.

2. Untuk mengemukakan berita televisi yang didengar berarti kamu

mengungkapkan kembali unsur 5W + 1H kejadian berita.

3. Ciri-ciri umum puisi adalah penggunaan bahasa yang ekspresif,

penggandaan rima, pilihan kata, dan kemungkinan adanya makna kias.

4. Dalam menulis puisi bebas perlu memperhatikan penggunaan diksi (pilihan

kata) dan rima (persamaan bunyi) dengan tepat dan menarik.

 

RANGKUMAN  3

1. Membawakan acara untuk berbagai kegiatan terlebih dahulu perlu

menyusun mata acara yang baik. Selanjutnya bawakan acara dengan gaya

dan bahasa yang menarik.

2. Menulis slogan dan poster harus memperhatikan kata atau kalimat pendek

yang menarik, mudah diingat, dan persuasif.

3. Karakteristik (perwatakan) tokoh novel Indonesia dapat diketahui melalui

pelukisan bentuk lahir, jalan pikiran tokoh, reaksi tokoh, pelukisan

langsung oleh pengarang, pelukisan lingkungan tokoh, dan pandangan

tokoh.

 

RANGKUMAN  4

1. Rumusan masalah diskusi dapat diangkat dari masalah-masalah yang

merupakan pokok bahasan teks bacaan.

2. Tema adalah pokok persoalan yang mendasari cerita. Adapun latar cerita

meliputi tempat kejadian waktu, dan suasana lingkungan cerita

berlangsung.

3. Menanggapi hal menarik novel remaja dapat dilakukan bertolak dari nilai

kehidupan yang ada di dalamnya, karakter/perilaku tokoh, adegan penting

ataupun pandangan-pandangan tokoh cerita.

 

RANGKUMAN  5

1. Merangkum buku ilmu pengetahuan populer dimulai dari kegiatan

mencatat butir-butir pokok, menyatukannya, dan meringkasnya.

2. Menulis puisi pertama-tama dengan hati, kemudian perbaiki dengan

mempertimbangkan persajakan dan penerapan teknik penulisan puisi.

3. Mendeskripsikan alur novel berarti menggambarkan urutan cerita dari

pendahuluan, perumitan masalah, konfliks, klimaks, antiklimaks, dan

konklusi (pemecahan masalah).

Enjoy Boy

Posted Desember 25, 2010 by mtsmudenpasar in Tugas PBM Kelas 8

Tagged with