Archive for the ‘Tugas PBM Kelas 9’ Category

MENEMUKAN GAGASAN POKOK ARTIKEL   Leave a comment

Bacalah teks paragraf berikut!

Pada dasarnya setiap orang setiap bangsa  menghendaki adanya kehidupan yang damai. Tetapi kadang orang lupa bahwa untuk menciptakan perdamaian juga dibutuhkan peperangan seperti kata pepatah civis pacem parra bellum, tanpa adanya kekuatan penekan yang kuat tidak mungkin perusuh bisa ditaklukkan, tanpa adanya penjagaan yang kuat tak mungkin perdamaian diwujudkan. Diplomasi pun hanya bisa dilakukan bila memiliki persenjataan yang lengkap. Itulah harga mahal sebuah perdamaian, karena itu jangan dibuat mainan.

1.        Gagasan utama paragraf tersebut adalah … .

A.   Upaya menciptakan perdamaian

B.   Perdamaian bisa tercipta hanya dengan peperangan

C.   Setiap bangsa menghendaki kehidupan damai

D.   Harga mahal sebuah perdamaian

Bacalah teks paragraf berikut!

Beruntung orang yang suka membaca buku. Mereka yang gemar membaca buku akan terbuka wawasannya, tidak kuper dan cupet pandangan. Mereka akan mendapatkan informasi selain yang dipikirkannya selama ini, begitu juga referensi dan pengetahuannya akan bertambah luas. Inilah sebenarnya investasi berharga sebagai modal untuk mengarungi kehidupannya. Orang yang menyukai aktivitas membaca, biasanya mereka tidak akan terjebak

dalam pola berpikir sempit ketika menghadapi problem-problem penting yang terjadi di dunia. Dalam kehidupan nyata juga berpeluang besar punya potensi dan kecenderungan yang bijak dalam mensikapi kejadian-kejadian keseharian di sekitarnya.

2.      Kalimat utama paragraf tersebut adalah … .

A.   Beruntung orang yang suka membaca buku

B.   Mereka yang gemar membaca buku akan terbuka wawasannya, tidak kuper dan cupet  pandangan

C.   Orang yang menyukai aktivitas membaca, biasanya mereka tidak akan terjebak dalam pola berpikir sempit ketika menghadapi problem-problem penting yang terjadi di dunia

D.   Dalam kehidupan nyata juga berpeluang besar punya potensi dan kecenderungan yang bijak dalam mensikapi kejadian-kejadian keseharian di sekitarnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberantasan penyakit cacing kurang berpengaruh terhadap status gizi anak balita., Usaha itu harus dipadukan lagi dengan pemberian obat cacing usus secara berkala, makanan tambahan, vitamin, dan penyuluhan gizi.

3.  Kalimat tanggapan berdasarkan paragraf tersebut adalah ….

A. Usaha-usaha pemberantasan penyakit cacing perlu ditingkatkan.

B. Pemberian obat cacing usus sebaiknya dilakukan secara berkala.

C. Sebaiknya dipadukan dengan cara lain agar hasilnya memuaskan.

D. Perlu diberi makanan tambahan serta vitamin dan penyuluhan gizi.

 

 

Iklan

Posted Maret 26, 2011 by mtsmudenpasar in Tugas PBM Kelas 9

Tagged with

Memahami Isi Puisi,Cerpen, Novel   Leave a comment

TO P. 04A

Bacalah puisi berikut!

Bunga mawar bunga melati

ditabur orang dibatu

sungguh elok tanah airku ini

walau jauh tetap kukenang

1.Tema puisi di atas adalah ….

Bacalah puisi berikut!

AKU

Biar peluru menembus kulitku

Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari

Berlari

Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak peduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

(Chairil Anwar)

2. Suasana yang tergambar dalam penggalan puisi di atas adalah ….

Perhatikan penggalan puisi berikut!

Dendang Sayang

Aku tutup rapat pintu dan jendela

untuk tidak tahu lagi derita

dibawa angin dan cahaya

Tapi kembang hitam dan awan hitam

terselip selalu di tali rebab menikam

Ramadhan K.H.

3. Citraan yang tergambar dalam  penggalan puisi di atas adalah … .

Aku

Kalau sampai waktuku

Kumau tak seorang kan merayu

Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

….

4. Makna lambang pada kalimat Kalau sampai waktuku dalam puisi di atas adalah ….

Paman Abu Usman bukanlah pamanku. Ia tukang cukur dan tabibnya kota Ar-Ramla. Sejak kami mengenalnya, kami sudah mencintainya dan memanggilnya dengan sebutan paman sebagai penghargaan dan rasa hormat. Ia siap membantu orang-orang menyelesaikan permasalahan.

5. Watak Abu Usman dalam penggalan cerita tersebut adalah ….

”Hai, Kabayan, Kamu sedang apa? Tidak sarapan?” ”Ini, Pak, Kok aneh sekali air sungai ini. Lihat sini, Pak.” “Aneh Bagaimana?” ”Lihat itu! Airnya kok mengalir dari hilir ke udik.” ”Ah, mustahil Kabayan, ada air mengalir ke udik, mestinya kan ke hilir.”

6. Latar penggalan cerita di atas adalah ….

Di Pulau Pharos, Rutio sedang istirahat di luar menara yang sangat tinggi seperti menyentuh awan. Ia duduk sambil makan kurma di depan api unggun.

7. Sudut pandang pengarang pada petikan novel tersebut adalah ….

Novel 1!

Tiba-tiba jantungku gemetar karena sadar akan tujuan pembicaraannya bahwa dia sebagai orang dewasa tidak bisa ditipu atau dibohongi. Pastilah sekarang bagiku dia sungguh-sungguh mencurigai aku bahwa akulah yang mencuri cincin itu.

Mutiara di Tengah Sawah, Gerson Poyk

Novel 2!

Sikapnya sudah kembali seperti dulu, seperti ketika pertama kali Damila mengenalnya. Tenang. Anggun. Pandai menguasai diri. Wajahnya masih tetap cantik. Meskipun tampak lebih tua. Wajah seorang wanita berumur tiga puluh delapan tahun yang masih tetap menarik walaupun memendam kesepian. Sebentuk wajah yang menyimpan kesedihan. Membendung penderitaan, tetapi tidak menampilkan dendam.

Di Bahumu Kubagi Dukaku oleh Mira W.

8. Perbedaan sudut pandang  novel di atas ádalah … .

  Novel 1 Novel 2
A.

B.

C.

D.

Orang ketiga pelaku utama

Orang pertama pelaku utama

Orang ketiga serba tahu

Orang pertama pelaku sampingan

Orang pertama pelaku ketiga

Orang ketiga pelaku utama

Orang pertama serba tahu

Orang ketiga serba tahu

 

Posted Februari 6, 2011 by mtsmudenpasar in Tugas PBM Kelas 9

Tagged with